Sandra Siswi Berprestasi, Berharap Mendapatkan Kembali PKH dan KIP

oleh -1.411 views

Jejakkasusjabar.com | Provinsi Jabar – Kabupaten Cirebon – Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan. PKH merupakan bagian dari program-program penanggulangan kemiskinan lainnya. PKH berada di bawah koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), baik di pusat maupun di daerah.

Dalam pengertian PKH jelas disebutkan bahwa komponen yang menjadi fokus utama adalah bidang kesehatan dan pendidikan. Tetapi lain halnya yang dialami keluarga miskin di Desa Astapada, Blok Sipatat RT 001 RW 002, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Keluarga miskin ini, kembali tidak merasakan PKH.”Kita merasakan bantuan PKH dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di waktu anak saya Sandra duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sekarang di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sandra tidak mendapatkan kartu PKH dan KIP,” ungkap Sanadi (50), Rabu (8/5/2019) pukul 15.30 WIB di kediamannya.

Padahal tambah ayah Sandra ini, Dia (Sandra) anak yang berprestasi di sekolahnya.”Juara apapun dia raih di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Ditambah lagi kata ayah Sandra, ibunya Sandra, Badria (48) selalu mengeluh dengan keadaan saya dan anaknya,”Saya kerja sebagai buruh serabutan kadang mendapatkan uang dan terkadang tidak mendapatkan uang. Dikala tidak berkerja saya hanya mengurusin istri saya yang sakit struk dan lumpuh,” ujarnya.

Sementara Sandra (18) mengatakan ia sekarang sekolah di SMK Pariwisata Kota Cirebon, dia selalu berprestasi dengan bukti juara pertama, sampai ia mendapatkan medali emas, perunggu dan perak serta piagam-piagam lainnya.

Sandra membuktikan prestasinya kepada pemerintah. Namun sayang beasiswa dari pemerintah, Sandra tidak mendapatkan.”Hanya mendapatkan uang bonus dari sekolah untuk membayar SPP tiap bulan,” ucap Sandra.

PKH dan KIP yang diharapkan Sandra tidak berjalan lagi. Sandra dan keluarganya memohon kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo, agar keluarganya mendapatkan kembali PKH dan KIP.

Sandra Siswi Berprestasi, Berharap Mendapatkan Kembali PKH dan KIP

Terpisah pendamping PKH Subaedi dan Sely mengakui memang benar ada yang bernama ibu Badria, mempunyai anak yang bernama Sandra mereka mendapatkan PKH dan KIP.

Hal yang sama dikatakan Linjamsos Dinsos Kabupaten Cirebon Dewi, ia menjelaskan PKH keluarga Sandra dihentikan, karena Kartu Keluarganya baru. (Agus Junalim/Sadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *